Sehat, Berkualitas, dan Bersahabat
ID EN
Kembali ke resep
Resep Nasi Goreng Mawut (Magelangan)
Resep

Resep Nasi Goreng Mawut (Magelangan)

Nasi Goreng Mawut, atau yang lebih populer dikenal sebagai Nasi Goreng Magelangan, adalah sebuah kreasi kuliner unik yang berasal dari kota Magelang, Jawa Tengah.

Dipublikasikan 14 November 2025

Waktu 25 Minutes
Porsi 2 Servings
Kesulitan Easy

Gulir untuk melihat bahan lengkap, langkah memasak, dan catatan dapur.

Bahan-bahan

Siapkan semuanya

Pastikan bahan lengkap agar proses memasak lebih lancar.

  • 1 piring nasi putih (dingin)
  • 100 gr mie kuning basah (siriam air panas, tiriskan)
  • 3 sdm minyak goreng Nabati Cermelang
  • 1 butir telur, kocok lepas
  • 100 gr dada ayam, rebus, suwir-suwir
  • 50 gr kol, iris kasar
  • 1 batang sawi hijau (caisim), potong-potong
  • 3 sdm kecap manis
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt lada bubuk
  • 4 siung bawang merah
  • 2 siung bawang putih
  • 2 butir kemiri, sangrai
  • 3 buah cabai rawit (sesuai selera)
  • Pelengkap: Bawang goreng, acar timun, dan kerupuk

Cara memasak

Langkah demi langkah

  1. 1

    Siapkan "Bumbu Halus". Ulek atau blender bawang merah, bawang putih, kemiri sangrai, dan cabai rawit hingga halus.

  2. 2

    Panaskan 2 sdm minyak goreng Nabati Cermelang dalam wajan dengan api sedang-besar.

  3. 3

    Masukkan telur kocok, buat orak-arik. Pinggirkan telur di sisi wajan.

  4. 4

    Masukkan "Bumbu Halus" ke sisi wajan yang kosong, tumis hingga harum dan matang. Campurkan dengan telur orak-arik.

  5. 5

    Masukkan suwiran ayam, aduk rata hingga bumbu meresap.

  6. 6

    Masukkan nasi putih dan mie kuning secara bersamaan. Tambahkan 1 sdm sisa minyak Nabati Cermelang di pinggir wajan agar nasi dan mie tidak lengket.

  7. 7

    Besarkan api. Tambahkan kecap manis, garam, dan lada bubuk.

  8. 8

    Aduk cepat dan tekan-tekan menggunakan sudip. Pastikan nasi dan mie tercampur sempurna dan sedikit beraroma smoky (sangit). Ini adalah langkah krusial.

  9. 9

    Sesaat sebelum diangkat, masukkan irisan kol dan sawi hijau. Masak dengan api besar sebentar saja hingga sayuran layu namun tetap renyah.

  10. 10

    Cicipi dan koreksi rasa. Angkat dan sajikan dengan taburan bawang goreng serta pelengkap lainnya

Catatan Dapur

Tips & panduan tambahan

Nasi Goreng Mawut, atau yang lebih populer dikenal sebagai Nasi Goreng Magelangan, adalah sebuah kreasi kuliner unik yang berasal dari kota Magelang, Jawa Tengah. "Mawut" sendiri dalam bahasa Jawa berarti "berantakan", yang merujuk pada perpaduan dua sumber karbohidrat utama, nasi dan mie, yang digoreng bersama dalam satu wajan. Hidangan ini adalah definisi sesungguhnya dari comfort food, menawarkan porsi yang mengenyangkan dengan cita rasa gurih, manis, dan pedas yang menyatu sempurna.
Keunikan resep ini terletak pada tantangan untuk memasak dua tekstur yang berbeda—butiran nasi dan untaian mie—secara merata tanpa membuatnya lengket atau menggumpal.

Di sinilah peran minyak goreng Nabati Cermelang menjadi sangat vital. Minyak yang panas berfungsi sebagai medium yang memisahkan nasi dan mie, memungkinkan panas dari wajan untuk menyentuh setiap permukaannya secara merata. Tanpa minyak yang berkualitas dan panas yang stabil, hidangan ini berisiko menjadi lembek dan gagal mencapai tekstur "mawut" yang diinginkan.
Proses memasak Nasi Goreng Magelangan membutuhkan teknik stir-fry dengan api besar.

Minyak Nabati Cermelang, dengan titik asapnya yang tinggi, sangat ideal untuk teknik ini. Minyak ini memastikan bumbu halus matang sempurna tanpa gosong, mengeluarkan aroma kemiri dan bawang yang khas. Saat nasi dan mie dimasukkan, minyak membantu proses karamelisasi kecap manis pada permukaan nasi dan mie, yang menciptakan aroma smoky (sangit) yang sangat sedap dan menjadi ciri khas masakan ini.

Hasil akhirnya adalah hidangan yang kaya rasa dan tekstur. Ada kekenyalan dari mie, gurihnya nasi yang terbalut bumbu, serta kerenyahan dari sayuran sawi dan kol yang dimasukkan terakhir. Resep Nasi Goreng Mawut ini membuktikan bahwa minyak goreng bukan hanya pelumas, tetapi komponen aktif yang menentukan keberhasilan tekstur dan aroma dari sebuah masakan yang kompleks sekalipun. Ini adalah santapan sempurna untuk malam hari yang dingin, disajikan panas-panas dari wajan.